Permainan bola itu tentunya tidak hanya melulu mengenai menendang bola ke gawang lawan saja. Kita bayangkan saja jika masing-masing kedua puluh dua pemain berusaha menendang bola pada saat yang bersamaan. Betapa semrawutnya permainan. Sepak bola merupakan penggabungan dari keahlian mengolah bola, kemampuan fisik, kerjasama tim, mental serta strategi. Setiap pemain, seperti penjaga gawang, bek, gelandang dan penyerang atau bahkan pelatih memiliki perannya masing-masing. Kesemuanya saling bersinergi dalam menciptakan sebuah permainan yang solid, berkarakter dan tajam. Operan bola pendek dan cepat dari kaki ke kaki dengan sesekali umpan cepat menusuk kedalam jantung pertahanan lawan mengikuti pergerakan tanpa bola dari rekan lain merupakan salah satu strategi dalam permainan bola.
Strategi diracik sebelum permainan dimulai. Jajaran pelatih beserta sebagian pemain merancang taktik dengan memperhitungkan karakter permainan lawan yang akan dihadapi dan kondisi para pemain yang ada. Kemudian dari taktik tersebut ditentukan pemain-pemain inti yang akan mengisi posisi-posisi yang sesuai dengan keahlian dan karakter pemain. Pemain dengan karakter bertahan dijadikan bek, yang memiliki karakter menyerang diberi peran sebagai striker dan yang mampu memberikan umpan-umpan diberi tugas sebagai gelandang. Setiap pemain ditempatkan pada posisi yang mereka kuasai dengan cukup baik.
Ketika permainan dimulai, seluruh pemain berada pada posisinya masing-masing. Mereka mulai menjalankan taktik dan strategi yang diberikan oleh pelatih. Bola dioper dari kaki ke kaki baik dengan operan pendek atau panjang hanya untuk satu tujuan yaitu mencetak gol di gawang lawan. Secara serempak seluruh anggota tim langsung menerapkan formasi bertahan ketika lawan mendapatkan bola dan mulai menyerang. Begitu pun ketika mereka mendapatkan bola, seluruh pemain pun mulai bergerak membentuk formasi penyerangan. Sesekali pemain harus sedikit mengolah bola untuk mengecoh lawan. Kemudian pemain lain bergerak tanpa bola untuk mendapatkan ruang dan kesempatan didaerah pertahanan lawan untuk mencetak gol.
Begitu pun kehidupan, tentu tidak hanya sekedar pemenuhan nafsu semata, segala macam dilakoni tanpa memikirkan hajat hidup orang lain, hingga ambisi terpenuhi. Jika begitu, kehidupan menjadi sesuatu yang suram, penuh ego manusia yang ingin menang sendiri. Kekerasan, kejahatan atau bahkan peperangan akan menjadi sesuatu yang lumrah. Kehidupan akan harmonis ketika masing-masing manusia menyadari perannya. Karakter pribadi dan keahlian menjadi dasar penentuan peran, dimana kerjasama dengan yang lain harus dilakukan. Tujuan pun merupakan hal yang mutlak dimiliki. Hingga perancangan dan penentuan strategi yang tepat lebih mudah dilakukan. Siapa yang bertugas menjaga gawang, mengatur serangan, menyerang, atau bahkan bergerak tanpa bola untuk membuka ruang dan kesempatan? Masing- masing harus sadar akan posisinya dan menjalankan tanggung jawab sesuai pos tugas yang telah diberikan agar ‘permainan’ dapat berjalan dan ‘kemenangan’ akan di gapai.
Komentar Terakhir